LUKA BATIN YANG TEROBATI

 

LUKA BATIN YANG TEROBATI 

(By: Br. Albert FSF)

        Dalam keheningan ku mendengarkan suara sang kekasih hati yang ku rindukan,menyapa ku dengan nan lembut dan ramah,serta memeluk tubuhku yang parah terluka karena dosa-dosaku. Penuh penyesalan akan beban batin yang terluka, hatiku hancur karena luka dosa yang tak kunjung pudar dan lenyap dari hatiku dan dari hadapanku.Penyesalanku telah terlambat,namun batinku semakin derita dan lukanya semakin membuat nanah yang begitu terus tertusuk dalam dan rasanya mau mati. Dalam derita ku mengaduh kepada ibunda pertiwi,dan dengan kerinduan yg mendalam ku berharap semoga luka batinku dapat terobati. Dengan kesedihan dalam pengharapan,aku mendapatkan penguatan hati dari sang dokter Ilahi yang selalu menolong setiap jiwa yang berharap pada-Nya. 

        Dengan hatiku yang penuh gelisa dan merana,ku menatap wajah sang dokter Ilahi dan penuh harapan semoga aku mendapatkan kesembuhan yang ku dambakan selama ini. Dalam menatap wajah-Nya dan senyum-Nya yang terpanah dan membuatku merasakan kedamaian batin yang tak karuan selama ini. 

        Tangan-Nya yang begitu lembut ku rasakan,telah menjamah batinku dan luka nanah yang pun sekejap lenyap bagaikan angin yang berlalau. Terimah kasih atas cinta-Mu yang begitu besar dan cinta yang tak menuntut balasan selain harapan-Mu padaku untuk bertobat,berbalik dan percaya kepada- Mu, kekasih yang setia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JEJAK SAHABAT YESUS: DARI BELLEY UNTUK DUNIA

PERAYAAN KAUL KEKAL

Bruder Gabriel Sahabat Dalam Perjalanan